Pantai Pall, Marinsow Likupang Timur, Minut, Sulawesi Utara.
Sabtu, 2 November 2019Pantai Paal ialah pulau yang saya kunjungi salah satu yang ada di Sulawesi Utara. Tiba di Pantai Paal, saya sangat terpukau dengan keindahan yang ada, untuk pertama kali nya saya ke Pantai dan saya jatuh cinta, dengan keindahan yang dimiliki Pantai Paal.
Dan bagi pembaca penasaran dengan Pantai Paal, mari mengunjungi Pantai Paal. Keindahannya membuat saya kesulitan Move On, selama beberapa hari saya selalu menonton video dan photo - photo. Hehehe
Dan di Pantai Paal ada fasilitas tersedia, banyak pondok / gazebo (untuk menepi) sebagai tempat berteduh. Serta permainan misalnya banana boat, dll.
Masyarakat setempat telah memanfaatkan modal sosial yang ada di Pantai Paal. Saya sangat mengapreasi akan adanya yang dilakukan masyarakat di Pantai Pall. Membuat toilet, kamar mandi, kantin, dsb. Dan masyarakat memperoleh hasil dari apa yang mereka lakukan. Sehingga modal sosial menjadi faktor kesejahteraan masyarakat.
Pantai Paal menjadi tempat yang berpenghuni. Ada banyak pengunjung yang datang ke Pantai Paal, baik dalam negeri maupun luarnegeri.
Begitu besar kuasa Tuhan terhadap alam yang di BUMI ini, kekayaan alam yang ada di Indonesia sangat luarbiasa. Faktor yang saya lihat disini yang sangat banyak mempengarahui, ada banyak yang ingin menguasai kekayaan alam di Indonesia.
Sebagai warga Negera Indonesia, harus menjaga kekayaan alam yang dimiliki.
Kalau tidak kita, siapa lagi..
Dari mengunjungi pantai Paal, membuat saya sangat kecewa, ketika saya bermain air. Saya melihat ada beberapa sampah yang mendekati saya. Ketika saya melihat, saya mengambil sampah tersebut lalu membawa didepan pondok. Sangat menyedihkan, Pantai Paal yang airnya biru harus tercemar oleh sampah. Itu baru saja saya melihat beberapa sampah. Bagaimana sisa nya lain, yang tidak saya lihat. Pasti ada banyak sampah ada dimana - mana dalam Pantai Paal.
Sangat turut memperihatinkan, saya mengambil sampai di Pantai Paal yaitu korek api gas, dan bungkus sabun cuci pakaian. Seharusnya saya memphoto nya saja. Saya tidak kepikiran awalnya. Saya mengambil sampah tersebut dan membawa ke depan Pondok.
Dalam benak saya, dimana pola pikir masyarakat dan pengunjung. Mengapa tidak ada kesadaran dalam diri, mengapa tidak ada kepedulian terhadap lingkungan.
Saran saya, sebaiknya adanya tempat sampah di area lokasi Pantai Paal agar masyarakat maupun pengunjung tahu cara membuang sampah dengan baik dan benar. Jika, tidak ada tempat sampah. Mereka tidak tahu cara membuang sampah dengan benar. Kalau bisa, sampah dibawa pulang atau dikumpulin didalam kantong plasik. Dan tukang bersih Pondok akan mengambil sampah tersebut.
Saya menyadari dalam penulisan saya masih jauh dari sempurna, untuk itu mohon segala saran dan kritik diharapkan.
Semoga penulisan saya ini dapat bermanfaat bagi pembaca
Sumber
https://www.manadobaswara.com/listing/pantai-pall-manado/
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Sumber_daya_alam
https://www.manadobaswara.com/listing/pantai-pall-manado/


Tidak ada komentar:
Posting Komentar